REMBUK STUNTING KALURAHAN MARGOAGUNG

Admin Margoagung 05 Juli 2022 23:21:28 WIB

MARGOAGUNG (SID). Pada hari Jum’at tanggal 1 Juli 2022 di Kalurahan Margoagung dilaksanakan Rembuk Stunting dalam rangka pemetaan dan merumuskan kegiatan untuk penanganan stunting secara terorganisir dan terintegrasi. Dalam acara Rembuk Stunting tersebut dihadiri dari petugas Puskesmas, Kapanewon, Pendamping Desa, Lurah, Ketua Bamuskal, Kader Kesehatan, pengurus Lembaga kalurahan dll.

Adapun yang menjadi tujuan dari Rembuk Stunting tersebut sesuai petunjuk teknis yang admin peroleh adalah :

  1. Penyajian data sasaran dan 5 paket layanan {KIA, PAUD, POSYANDU, SANITASI DAN AIR BERSIH, JAMINAN SOSIAL}, masalah serta analisa penyebabnya.
  2. Pembahasan usulan kegiatan intervensi spesifik dan sensitif melalui diskusi kelompok terarah (FGD) di Rumah Desa Sehat (forum diskusi yang ada).
  3. Pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan kegiatan intervensi yang terintegrasi baik spesifik dan sensitif.

Bapak Djarwo Suharto selaku Lurah Margoagung dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam Rembuk Stunting ini dapat menjadi sarana kita menjadi tim work yang solid dalam rangka kita bersama- sama menangani permasalahan stunting secara terorganisir dan terintegrasi dengan semua stake holder. “Mengapa Kalurahan Margoagung berada ditingkat atas permasalahan stunting di Kabupaten Sleman padahal tingkat ekonomi masyarakat cukup bagus”, tuturnya.

Bapak Sigit Praptono selaku Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Margoagung menyampaikan bahwa Kegiatan utama dalam rembuk stunting di Kalurahan, meliputi:

  1. Pembahasan usulan kegiatan intervensi spesifik dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah; dan
  2. Pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan kegiatan intervensi spesifik dan sensitif.
  3. Usulan kegiatan dapat bersumber dari informasi data eHDW hasil pemetaan KPM dan/atau Puskesmas antara lain data  EPPBGM  {Elekronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat }
  4. Usulan Pembentukan Rumah Desa Sehat.

Lebih lanjut dalam penjelasannya bahwa sebagai output dan outcome dari Rembuk Warga adalah :

Output:

  1. Daftar usulan disertai RAB kegiatan penanggulangan stunting khususnya 1000 HPK hasil analisa data yang dilakukan KPM bersumber dari informasi eHDW dan/atau data kesehatan puskesmas.
  2. Berita acara hasil kesepakatan rembug stunting

Outcome :

  1. Komitmen bersama penanggulangan stunting,
  2. Rencana kegiatan intervensi penurunan stunting yang telah disepakati untuk masuk  dalam RKPKal.
  3. Terwujudnya gerakan penanggulangan stunting secara terintegrasi oleh pihak terkait antara lain pemerintah kalurahan, penanggung jawab layanan, swasta, dan partisipasi masyarakat.

 

( masgie)

Komentar atas REMBUK STUNTING KALURAHAN MARGOAGUNG

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar