MARGOAGUNG (SID). Pelatihan memasak berbahan baku tahu bagi UMKM Margoagung bekerja sama dengan BRIN DIY, dilaksanakan di Kalurahan Margoagung pada tanggal 9 dan 10 Juli 2024 diikuti sejumlah 17 orang, menggunakan dana BKK Danais 2024 dalam rangka penyiapan penganekaragaman kuliner khas lokal untuk menu kunjungan wisata Margoagung.
Djarwo Suharto selaku Lurah Margoagung dalam sambutan diacara pembukaan mengatakan bahwa alasan utama diadakan pelatihan memasak berbahan baku tahu ini adalah karena di Margoagung banyak potensi pengrajin tahu kuning yang khas dan perlu terus dikembangkan agar banyak inovasi olahan.
“Hal ini karena juga untuk penyiapan banyak pilihan kuliner guna kunjungan wisata,”ungkap Lurah Margoagung.
“Saat ini Margoagung status Rintisan Desa/Kalurahan Mandiri Budaya, insyaallah tahun depan menjadi mandiri dan salah satunya sebagai Desa Wisata harus aktif,”imbuh Djarwo Suharto.
Yulisuseno selaku Ulu-Ulu, dan kebetulan yang mengampu kegiatan pelatihan ini juga menyampaikan bahwa peserta pelatihan adalah anggota UMKM, di pelatihan ini juga dibantu peralatan masak dan berpesan peralatanya agar dikelola menjadi inventaris forum UMKM.
“Beberapa waktu lalu UMKM ini juga telah mendapatkan bantuan peralatan dari pokir dewan, harap semua dikelola dengan baik,”pesan Yulisuseno.
Penulis menambahkan bahwa dalam pelatihan tersebut dilakukan praktek beberapa menu olahan dari bahan baku tahu kuning, seperti bakso tahu, pudding tahu, kue tar tahu, stek tahu dan dawet tahu.
(MasGie)